chems area
seputar dunia dalam kimia….
KESETIMBANGAN KIMIA
Konsep kesetimbangan kimia
Ø Kesetimbangan kimia baik kesetimbangan reaksi maupun kesetimbangan fase zat merupakan suatu proses yang dinamis reversible &arah kesetimbangannya dapat dicapai dari kedua arah.
Ø Kesetimbangan dinamis: keadaan dimana 2 proses berlawanan terjadi dengan laju yang sama.
Ø Ciri suatu sistem kesetimbangan adalah adanya nilai tertentu yang tidak berubah dengan perubahan waktu.
Ø Untuk mendeskripsikan arah kesetimbangan dari suatu reaksi kimia umumnya digunakan konsentrasi dari reaktan yang terlibat dalam reaksi tetapan kesetimbangan menghubungkan antara konsentrasi dari reaktan & produk yang terbentuk pada suatu temperatur tertentu.
Reaksi : aA + bB ⇆ gG + hH
Konstanta kesetimbangan (Kc) : ![]()
- Mengubah Arah Kesetimbangan
Reaksi : PCl3 + Cl2 ⇆ PCl5
Kc : ![]()
Bila reaksinya dibalik : PCl5 ⇆ PCl3 + Cl2
K’c : ![]()
![]()
Kaitan antara Kc dan K’c adalan : Kc = ![]()
- Mengalikan Koefisien dengan Faktor
Reaksi : PCl3 + Cl2 ⇆ PCl5
Bila reksi tersebut dikalikan dengan faktor 2, maka reaksi menjadi:
2PCl3 + 2Cl2 ⇆ 2PCl5
K”c : ![]()
Jadi : Kc2 = K”c
Kc = ![]()
- Menjumlah Kesetimbangan Kimia
Reaksi : 2N2 + O2 ⇆ 2N2O Kc1 : ![]()
2N2O + 3O2 ⇆ 4NO2 Kc2 : ![]()
2N2 + 4O2 ⇆ 4NO2 Kc3 : ![]()
Kaitan Kc1, Kc2 & Kc3
Kc3 = Kc1 x Kc2
- Konstanta Kesetimbangan (Kp)
- Ketika reaktan & produk berbentuk gas, maka ketetapan kesetimbangan reaksi (Kp) dinyatakan berdasarkan tekanan parsial gas.
- Hal ini bisa dilakukan karena konsentrasi molar suatu gas sebanding dengan tekanan parsialnya sesuai rumus gas ideal
PV = nRT
P =
RT , dg
= konstanta molar, maka
= ![]()
Reaksi : N2O4 (g) ⇆ 2NO2
Kp = ![]()
Kaitan Kp dengan Kc
Kc = Kp x RT
- Kesetimbangan Reaksi Heterogen
ü Dalam reaksi homogen, semua reaktan & produk berada dalam fase yang sama.
ü Ketika dalam scampuran terdapat lebih dari satu fase disebut reaksi homogen.
ü reaksi heterogen juga dapat mencapai kesetimbangan.
Konstanta Kesetimbangan Reaksi Heterogen
v prsamaaan tetapan kesetimbangan hanya mengandung zat-zat yang konsentrasi atau tekanan parsialnya berubah selama reaksi kimia berlangsung.
v Sekalipun ikut dalam reaksi padatan murni & cairan murni tidak diperhitungkan dalam persamaan tetapan kesetimbangan.
v Reaksi bersifat homogen (terjadi dalam satu fase) dan tetapan kesetimbangannya mengandung zat-zat dari setiap spesies.
PRINSI LE CATELIER
Ø Jika suatu sistem dalam kesetimbangan diberi aksi dari luar yang mengganggu kesetimbangan tersebut, maka sistem akan berubah sedemikian rupa untuk mengembalikan kesetimbangan sister.
Ø Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan adalah perubahan konsentrasi, perubahan volume pd reaksi gas (tekanan), perubahan suhu, penambahan gas lebam (inert) danpengaruh katalis
- Perubahan Konsentrasi
Jika terjadi penambahan konsentrasi dari salah satu reaksi yang sudah setimbang, maka akan terjadi reaksi untuk mengkonsumsi pereaksi tersebut sehingga sistem kembali setimbang.
2 Pengaruh Perubahan Tekanan
· Jika tekanan campuran pada kesetimbangan yang melibatkan gas ditingkatkan, maka akan terjadi reaksi menuju kearah spesies reaksi dengan jumlah mol gas lebih kecil.
· Jika tekanan didturunkan, maka akan terjadi reaksi ke arah spesies reaksi dengan jumlah mol lebih banyak.
- Pengaruh Perubahan Suhu
- Jika suhu pada campuran ditingkatkan, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi endoterm
- Jika suhu diturunkan, maka reaksi kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi eksoterm.
- Pengaruh Penambahan Gas Lebam
· Jika gas lebam tidak berpengaruh dalam kesetimbangan reaksi, maka keneradaaanya tidak akan mempengaruhi keadaan kesetimbangan.
· Jika gas lebam menyebabkan perubahan konsentrasi (atau tekanan parsial) senyawa yang bereaksi, maka pengaruh gas lebam sesuai dengan pengaruh penambahan konsentrasi (atau tekanan parsial)
- Pengaruh Katalis
· Dalam rekasi reversible katalis dapat mempercepat reaksi→ keadaan kesetimbangan lebih cepat
· Katalis tidak mempengaruhi jumlah kesetimbangan dari senyawa-senyawa yang bereaksi
· Katalis mengubah mekanisme reaksi dengan menurunkan energi aktivasi (Ea) reaksi tersebut.
ASAM-BASA
- Konsep Asam Basa
1. Asam-Basa Arhenius : asam adalah senyawa yang dapat menghasilkan ion H+; Basa adalah senyawa yang dapat menghasilkan ion OH-
2. Asam-Basa Bronsted Lowry : asam adalah senyawa yang bertindak sebagai donor proton; basa adalah senyawa yang bertindak sebagai akseptor proton
3. Asam-Basa Lewis : asam adalah senyawa yang bertindak sebagai akseptor pasangan elektron; basa adalah senyawa yang bertindak sebagai donor pasangan elektron
Asam-Basa Bronwnted Lowry
§ Pasangan konjugasi Asam-Basa : dua spesies yang berperan dalam kesetimbangan asam-basa adalah suatu spesies yang bertindak sebagai donor proton sedangkan yang lainnya sebagai akseptor proton.
§ Asam konjugasi ; spesies yang memberikan proton kepada basa pasangannya dalam pasangan asam basa konjugasi
§ Basa konjugasi ; spesies yang menerima proton dari asam pasangannya dalam pasangan asan basa konjugasi
Asam-Basa Lewis
Pembentukan ikatan kovalen dengan pemakaian bersama pasangan elektron
Ionisasi Air
- Air murni adalah konduktor lemah yang dapat terionisasi sendiri (autoionisasi-autoprotolisis)
- Air dapat bersifat asam & basa (amfoter) → pd peristiwa autoprotolisis air (H2O), proton (H+) dipindah dari suatu molekul air ke molekul air lainnya.
- Dalam larutan dimana air sebagai pelarutnya, maka (H2O) dapat dianggap sebagai suatu konstanta yang bila dikalikan dengan Kc → konstanta autoprotolisis ~ Kw
- Hasil percobaan menunukkan bahwa besar Kw adalah 1,008×10-14 pd suhu 250C
KONSEP pH
pH = -log [H3O+]
pOH = -log [OH-]
larutan netral [H3O+] = [OH-] = 1×10-7 = pH = 7
larutan asam [H3O+] > [OH-] = pH < 7
larutan basa [H3O+] < [OH-] = pH > 7
Kw = [H3O+] x [OH-]
pKw = pH + pOH
Ionisasi AsamBasa
- Asam kuat mengalami ionisasi sempurna didalam larutan dengan pelarut air menghasilkan H3O+
- Basa kuat mengionisasi sempurna menghasilkan OH-
- Ionisasi molekul asam dan basa dari asam lemah & basa lemah tidak terjadi sempurna
- Kesetimbangan terjadi antara asam/basa yang tidak mengion dengan ion-ionnya → tetapan ionisasi Ka/Kb
- Ka adalah tetapan kesetimbangan untuk reaksi disosiasi asam lemah
- Kb adalah tetapan kesetimbangan untuk reaksi disosiasi basa lemah
Asam kuat/ lemah??
Kemampuan molekul Ha sebagai donor proton ke molekul air tergantung pd
- kekuatan ikatan hidrogen dari proton molekul HA dan molekul air. Semakinkuat ikatan hidrogen yang akan terbentuk, semakin kuat air akan menarik proton untuk membentuk H3O+→ elektronegativitas
- kekuatan ikatan molekul HA, semakin lemah ikatan HA, semakin mudah proton melepaskan diri → polaritas
Tinggalkan sebuah Komentar